Pro-kontra JoMan, Sekoci yang Meninggalkan Kapal Besar Sukarelawan Jokowi

  • Whatsapp
Foto: Konferensi pers JoMan perihal daftar menteri yang layak di-reshuffle, Jumat (6/11/2020). (Tiara Aliya/detikcom)
Foto: Konferensi pers JoMan perihal daftar menteri yang layak di-reshuffle, Jumat (6/11/2020). (Tiara Aliya/detikcom)

Jakarta – Sukarelawan Jokowi (Joko Widodo) Mania, dipersingkat JoMan, seakan tidak jemu membuat pro-kontra politik. Terbaru, JoMan mengumumkan support ke Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo untuk maju di Pemilihan presiden 2024. Walau sebenarnya, Jokowi belum memberinya titah apapun.
Jokowi dijumpai telah minta supaya sukarelawan simpatisannya bersabar dan tidak tergesa-gesa tentukan peta politik 2024. Saat instruksi itu dilemparkan, rumor sukarelawan Jokowi digoda untuk berpihak ke salah satunya pihak sedang muncul.

“Dan saat ini saja telah ada sukarelawan Jokowi yang ditarik-tarik untuk memberikan dukungan A, telah ada yang digoda-rayu untuk memberikan dukungan sang B, dan dirangkul oleh sang C, dan lain-lain. Tetapi mash lebih banyak sukarelawan yang menanti,” kata Jokowi dalam video sambutan pada acara Rapat Pimpinan Nasional Sukarelawan Seknas Jokowi seperti diambil, Minggu (13/6/2021).

Read More

Jokowi merekomendasikan sukarelawan simpatisannya untuk pelajari terlebih dahulu bentuk politik Tanah Air. Kelak, pada waktunya, Jokowi pastikan akan umumkan ke mana ‘kapal besar’ sukarelawan Jokowi akan bertambat.

“Oleh karenanya, saya merekomendasikan ke beberapa sukarelawan untuk memperhatikan dahulu, tidak boleh terburu-buru, ojo kesusu. Silahkan kita dalami bersama bentuk politik, kita dalami bersama peta politiknya secara baik,” tutur Jokowi.

“Saya menyaksikan masihlah ada kesempatan yang cukup buat lakukan itu semua. Kelak pada waktunya saya akan bicara, saya akan sampaikan ke mana kapal besar Sukarelawan Jokowi ini akan setirnya kita tujukan dan untuk sekarang ini saya ajak satu kali lagi beberapa sukarelawan semua, untuk konsentrasi menolong pemerintahan dalam menangani wabah COVID,” ucapnya.

Tetapi, semenjak 13 Juni sampai tempo hari, Kamis (16/9/2021), Jokowi belum sampaikan dermaga yang mana jadi tempat bertumpu kapal besar sukarelawan Jokowi. Tetapi, JoMan justru mengumumkan suportnya ke Ganjar Pranowo.
Berikut deretan pro-kontra politik JoMan:

Meminta Pratikno Di-reshuffle

JoMan memang pernah menyarankan supaya Menteri Sekretaris Negara (Pratikno) di-reshuffle. Peristiwanya baru saja. Persisnya pada 11 November 2020.

Saat itu JoMan melangsungkan pertemuan jurnalis, sampaikan 10 nama menteri yang patut ditukar. Nama Pratikno tempati nomor pertama kali dalam daftar menteri yang pantas purna pekerjaan. Berikut daftar kesepuluh menteri diartikan:

1. Mensesneg Pratikno
2. Menparekraf Wisnutama
3. Mendikbud Nadiem Makarim
4. Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil
5. Mentan Syahrul Yasin Limpo
6. Menteri KKP Edhy Prabowo
7. Menkominfo Jhony G Plate
8. Menteri kesehatan dokter Terawan Agus Putranto
9. Menag Fachrul Razi
10. Menkumham Yasonna Laoly

Sukarelawan Ahok dari komune Batman Immanuel EbenezerKetua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer, (Photo: Ari Saputra/detikcom)
Dan memang, dari 10 nama itu, yang paling disoroti oleh JoMan ialah Mensesneg Pratikno. Bahkan juga Ketua Umum JoMan melemparkan pengakuan keras untuk Pratikno.

“Kami Jokowi Mania demikian keras pada Pak Pratikno itu jadi pertanyaan dan kami menjawab: Ya, Pratikno paling pantas untuk ini hari di-reshuffle, paling pantas bahkan juga untuk dikeluarkan secara tidak hormat,” kata Ketua Umum JoMan Emmanuel Ebenezer dalam temu jurnalis di Hotel Sunbreez, Senayan, Jaksel, Jumat (6/11/2020).
Bantu Jokowi Memperpanjang Periode Kedudukan
Pro-kontra JoMan seterusnya terjadi di awal September 2021 kemarin. JoMan memberikan dukungan periode kedudukan Jokowi sebagai presiden diperpanjang 2-3 tahun. Walau sebenarnya rumor ekstensi periode kedudukan ini tidak mendapatkan kesepakatan banyak kelompok.

“Jadi durasi waktu kedudukan presiden ditambahkan sepanjang 2 sampai tiga tahun bisa saja jalan keluar. Ini lain dengan wawasan presiden 3 masa yang perlu lewat pemilu. Sementara dana pemilu dapat dipakai dahulu untuk stimulasi ekonomi dan sosial,” tutur Ketua Umum JoMan, Immanuel Ebenezer, ke reporter, Kamis (2/9/2021).
Menurut JoMan, tambahan durasi waktu kedudukan presiden sangat berlainan dengan wawasan presiden 3 masa. Karena, JoMan akui menampik wawasan presiden 3 masa.

“Automatis bila periode kedudukan diperpanjang 2 atau tiga tahun karena itu kedudukan DPR dan DPD dan di bawahnya diperpanjang,” sebutkan Noel, demikian panggilan dekat Ketua umum JoMan.
Bantu Ganjar Saat sebelum Ada Instruksi Jokowi
Pro-kontra politik JoMan terbaru terjadi tempo hari. Sekoci JoMan bertumpu di dermaga Ganjar. Keputusan itu memang berargumen, tetapi JoMan tidak patuhi junjungan mereka.

“Argumen yang mendasar dan signifikan ialah kita perlu figur yang dapat jaga legacy Presiden Jokowi di depan kelak 2024. Karena banyak beberapa program Jokowi yang menurut kita di masa ke-2 ini kurang optimal,” tutur Noel, ke reporter, Kamis (16/9/2021).

“Dan yang kita cemaskan.kuatirkan kelak beberapa program itu terhalang karena ada kepimpinan baru yang tidak memahami mengenai Nawacita tersebut,” paparnya.

Argumen yang lain, JoMan menyaksikan Ganjar sebagai figur yang sanggup mengartikan instruksi Jokowi, dari sisi kelebihan yang lain seperti figur yang diterima khalayak dan mempunyai elektoral tinggi.

“Jadi keinginan kita mengapa kita pilih Mas Ganjar, karena kita saksikan Mas Ganjar figur yang kita saksikan ini hari sanggup mengartikan instruksi Presiden seperti apakah, beliau itu figur yang terterima oleh khalayak,

Source:https://news.detik.com/

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *