Uang Electronic Bisa dibuktikan Tolong UMKM, Ini Kesaksian Pedagang Bakso

  • Whatsapp
Peran ekonomi digital dalam mendukung UMKM semakin nyata. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin banyak yang ikut mengadopsi metode pembayaran menggunakan uang elektronik berbasis aplikasi. Foto/Dok
Peran ekonomi digital dalam mendukung UMKM semakin nyata. Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin banyak yang ikut mengadopsi metode pembayaran menggunakan uang elektronik berbasis aplikasi. Foto/Dok

Peranan ekonomi digital dalam memberikan dukungan UMKM makin riil. Aktor usaha micro, kecil, dan menengah ( UMKM ) makin banyak yang turut adopsi sistem pembayaran memakai uang electronic berbasiskan program, satu diantaranya OVO. Aktor UMKM banyak rasakan imbas positif dari kehadiran uang electronic, seperti tingkatkan transaksi bisnis, pendataan keuangan yang semakin teratur, dan tingkatkan literatur keuangan dengan buka akses pada service keuangan perbankan dan digital.

Pemilik UKM Bakso Ncess, Fergyawan, menerangkan uang electronic seperti OVO menolong dalam pengendalian upayanya, terutamanya di tengah-tengah wabah COVID-19. OVO menolong konsumen saat lakukan transaksi bisnis, karena warga tetap lakukan transaksi bisnis yang nyaman dan aman lewat QRIS OVO.

Read More

Menurut dia, dia tidak perlu mempersiapkan uang kembalian atau pendataan transaksi bisnis karena semuanya sudah terdaftar baik pada program OVO merchant.

“Uang electronic dengan QRIS membuat transaksi bisnis bisa lebih cepat, gampang, murah, aman dan andal. QRIS sekarang ini sudah jadi sarana pembayaran yang kerap dipakai konsumen dalam transaksi bisnis di warung Bakso Ncess. Ekosistem OVO seperti Grab Food menolong konsumen bisa nikmati Bakso Ncess hingga UMKM masih tetap bisa berdagang tanpa cemas,” kata Fergyawan, Jumat (1/10/2021).

 

Baca : Transaksi bisnis Uang Electronic Terus Melesat di Periode Wabah

Survey yang sudah dilakukan oleh CORE Indonesia pada 2.001 UMKM partner di 12 kota di 8 propinsi di awal 2021 menunjukkan jika mayoritas aktor UMKM yang jadi informan berasa tertolong semenjak tergabung di basis pembayaran digital OVO. Yang memikat, pembaruan yang dirasakan bukan hanya berkaitan sarana pembayaran nirtunai sebagai alternative untuk konsumen setia yang ingin menghindar pemakaian uang kontan.

Mayoritas informan survey memberikan laporan kenaikan transaksi bisnis harian dan penghasilan bulanan, dan sekarang seringkali memakai service perbankan bila dibanding saat sebelum tergabung.

Direktur Penelitian CORE Indonesia, Piter Abdullah menjelaskan, sekitar 73% UMKM saat ini seringkali memakai uang electronic untuk berbisnis. Sekitaran 70% UMKM alami kenaikan transaksi bisnis harian dengan rerata peningkatan sampai 30%.

Rerata penghasilan /bulan juga bertambah 27% untuk 68% informan yang alami kenaikan penghasilan sesudah tergabung dengan OVO.

Source:sindonews.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *