Satuan tugas Operasi Madago Raya Diperpanjang sampai Akhir 2021

  • Whatsapp
Tim Satgas Mandago Raya saat memburu teroris MIT (foto: istimewa)

Operasi pemburuan pada Daftar Penelusuran Orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, Sulawesi T​​​​​​engah, yang bersandi Operasi Madago Raya diperpanjang sampai akhir Desember 2021. Operasi itu sekarang sudah masuk tahapan ke-4 di tahun 2021.

“Seperti dijumpai operasi dikerjakan tiap 3 bulan,” ungkapkan Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya, AKBP Bronto Budiyono, Sabtu (2/10/2021).
Menurut Bronto, ekstensi operasi ini sudah diawali semenjak tanggal 1 Oktober sampai akhir Desember 2021. Dalam operasi ini tidak ada tambahan personil dari TNI atau Polri.

Read More

“Tidak ada tambahan personil, dan personil yang turut serta di Madago Raya sekitaran 1.500 personil,” tutur Bronto.
Team Satuan tugas Madago Raya yang terdiri kelompok-kelompok masih lakukan pekerjaan dan perannya mengatasi persoalan terorisme yang terjadi di daerah Poso, Parimo dan Sigi.
“Selanjutnya team masih tetap lakukan aktivitas sesuai ‘job’-nya. Team Kejar lakukan pemburuan pada tersisa DPO teroris yang masih tetap ada di pegunungan, selanjutnya Team Penyekat, lakukan pemisahan supaya mereka tidak dapat turun dan partisipan tidak dapat naik memberinya kontribusi, dan team lain memberinya pembelajaran ke warga supaya tidak dipengaruhi dengan ajakan untuk lakukan tindak radikalisme” tutur Bronto.

Sampai sekarang masih tetap ada empat orang tersisa DPO Mujahidin Indonesia Timur ( MIT) Poso pasca-tewasnya Ali Kalora dan Jaka Ramadhan. Mereka ialah Askar alias Jaid alias Pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang, dan Suhardin alias Hasan Pranata.

“TNI/Polri mengatakan ke 4 DPO Teroris Poso untuk selekasnya menyerah diri dan bertanggung jawab tindakannya masa lampau di depan hukum,” tutup Bronto.

Source: https://nasional.okezone.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *