Kecelakaan di Bermotor Road Race PON XX Papua, Pembalap DKI Fadly Dibawa ke RS

  • Whatsapp
Ilustrasi - Sejumlah pebalap menjalani sesi kualifikasi road race kelas standar beregu PON Papua di Sirkuit Freegeb Waninggap, Tanah Miring, Merauke, Papua, Selasa (5/10/2021). [ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono]
Ilustrasi - Sejumlah pebalap menjalani sesi kualifikasi road race kelas standar beregu PON Papua di Sirkuit Freegeb Waninggap, Tanah Miring, Merauke, Papua, Selasa (5/10/2021). [ANTARA/Aditya E.S. Wicaksono]

Pembalap team DKI A.M. Fadly kecelakaan dalam lomba cabang olahraga bermotor nomor road race standar beregu PON XX Papua 2021 di Circuit Tanah Miring, Merauke, Rabu (6/10/2021).

Mengakibatkan, Fadly harus dibawa ke rumah sakit. Fadly, yang sudah berpengalaman di kejuaraan road race Asia, jatuh di Kelokan 1 sampai terjerumus ke gravel di lap kesepuluh.

Read More

“Fadly telah dievakuasi ke rumah sakit. Kami masih menanti berita,” kata Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia DKI Jakarta Anondo Eko.

“Kami belum interograsi peristiwanya bagaimana, yang terang ia tidak dapat berbicara,” tambahnya.

Baca : PON Papua: Tuan Rumah Ambil Emas Road Race Modifikasi Beregu

Pada perlombaan PON 2021 bermotor road race standar beregu ini, team Nusa Tenggara Barat (NTB) merampas medali emas.

Duet Aldias Aqsal Ismaya dan Nyoman Rajendra Shanti Pala finish P3 dan P11 untuk kumpulkan penumpukan point paling kecil di lomba untuk pembalap 10-20 tahun itu.

Di nomor beregu, masing-masing team diwakilkan oleh dua pembalap. Pembalap yang finish pertama akan mendapatkan satu point, runner-up mendapatkan dua point dan sebagainya.

Posisi rangking di kelas beregu PON Papua ditetapkan oleh jumlah point paling kecil dari ke-2 pembalap yang dipunyai team.

Papua Barat memiliki hak bawa pulang medali perak sesudah Ilham Elsan Efendi dan Muhammad Faerozi Tareqotullah finish P5 dan P10.

Baca : PON Papua: Trio Srikandi Jawa timur Sukses Amankan Emas Compound Beregu Putri

Dan team tuan-rumah harus senang dengan perunggu walau salah satunya pembalap mereka yakni Fahmi Basam menguasai semenjak start dari pole sampai finish pertama.
Namun, nasib apes dirasakan tandemnya, yakni Muhammad Nicky Hayden, yang sesudah start P7 turut serta senggolan dengan pembalap lain sampai jatuh.

Pembalap kelahiran Yogyakarta itu bangun dan harus berusaha dari P24 sampai finish P15.

Source:https://www.suara.com/

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *