Sial! Gagalkan Tindakan Maling Ikan, Mbah Minto Masyarakat Demak Selekasnya Disidang di Pengadilan

  • Whatsapp
Mbah Minto warga demak bernasib apes, ia sudah berusaha menggagalkan aksi pencuri ikan, namun malah kini ia harus mendekam dipenjara. (Shutterstock)
Mbah Minto warga demak bernasib apes, ia sudah berusaha menggagalkan aksi pencuri ikan, namun malah kini ia harus mendekam dipenjara. (Shutterstock)

Mbah Minto atau Kasminto, 74, akan selekasnya disidang di pengadilan. Dia terlilit kasus hukum selesai gagalkan maling ikan di lokasi yang dijaganya.

Dijumpai, Mbah Minto disampaikan maling ikan dengan kasus penindasan. Mbah Minto mau tak mau membacok korban karena untuk bela diri dan amankan ikan yang dijaganya.

Menyadur dari Solopos.com, Kasi Intel Kejari Demak, Yulianto Aribowo, menjelaskan arsip kasus penindasan atas nama Kasminto itu telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Demak dan selekasnya disidangkan.

“Berkaitan kasus penindasan atas nama Kasmito telah kita kerjakan tahapan dua, yang mana pada Kamis 7 Oktober 2021, di mana kita pastikan arsip itu komplet. Di hari itu langsung kita kerjakan tahapan dua, selanjutnya tidak berapakah lama telah kita limpahkan ke Pengadilan Negeri Demak,” kata Yulianto Rabu (13/10/2021).

Baca : Kakek Penjaga Kolam Ikan Ditahan Polisi Sesudah Membantai Maling

Yulianto menyebutkan kasus penindasan yang sudah dilakukan kakek penjaga kolam yang gagalkan tindakan maling itu tinggal menanti agenda sidang di PN Demak.

“Proses seterusnya telah masuk tahapan luapan, tinggal menanti proses persidangan. Kita tinggal menanti penentuan hakim kapan kasus itu disidangkan,” terang Yulianto.

Ia menjelaskan berdasar informasi acara pengecekan (BAP) Mbah Minto dijaring dengan pasal penindasan berat. Karena, Mbah Minto lakukan pembacokan pada korban.

Korban tidak lain ialah orang yang punya niat mengambil ikan di kolam yang dijaga Mbah Minto.

“Ini kan diintimidasi dengan Pasal 351 Ayat 2 penindasan berat,” tutur Yulianto.

Baca : Duh! Selainnya Terancam Terbenam, Rupanya Kabupaten Demak Kesusahan Air Bersih

Dalam pada itu, kuasa hukum Mbah Minto, Haryanto, menyebutkan client-nya sudah ditahan karena melakukaan penindasan. Mbah Minto ditangkap polisi pada 7 September 2021 malam, atau sehabis kejadian penindasan pada pria yang akan mengambil ikan di kolam yang dijaganya.
Dari 8 September 2021 sampai saat ini ditahan,” tutur Haryanto yang Direktur Instansi Kontribusi Hukum (LBH) Demak Raya itu.

Haryanto menerangkan, Mbah Minto sebagai penjaga kolam ikan dan pelataran punya masyarakat di tempat. Mbah Minto mau tak mau menantang dengan membacok pria berinisial M, 38, karena awalnya telah sering kehilangan perlengkapan dan ikan.

Source:jateng.suara.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *