Dua Minggu PPKM Tingkat 1, Kasus Covid-19 di Kota Semarang Naik Tajam

  • Whatsapp
Kadinkes Kota Semarang dr. Abdul Hakam. Sumber : Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno
Kadinkes Kota Semarang dr. Abdul Hakam. Sumber : Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Kota Semarang dua minggu telah dengan status PPKM tingkat 1 Per ini hari, Senin (1/11/21), dengan ketentuan dan limitasi yang lebih kendur.
Tetapi, dari pengamatan data Dinkes Kota Semarang, terjadi kenaikan kasus covid19 yang berarti, bahkan juga berulang-kali lipat dibandingkan saat dengan status tingkat 2. Hal tersebut dapat disaksikan di web sah siagacorona.semarangkota.go.id , dan account IG @dkksemarang.
Terdaftar di saat diputuskan berlevel 1 pada Senin (18/10/21), angka kasus aktif di Kota Semarang turun jauh sampai 6 kasus aktif masyarakat Kota Semarang yang dirawat atau isolasi.

Tetapi pada Jumat (29/10/21) kasus aktif naik jadi 43 orang. Maknanya ada peningkatan sampai 600 %, saat sebelum selanjutnya menurun jadi 23 kasus aktif di hari Minggu (31/10/21), atau dua minggu setelah berlevel 1.

Read More

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Abdul Hakam, dalam launching data ini hari mengutarakan ada beberapa kasus covid19 terjadi pada beberapa pelajar yang ikuti evaluasi bertemu muka (PTM).

Hasil dari screening swab PCR penilaian PTM yang sudah dilakukan di tanggal 25-27 Oktober 2021, diketemukan ada 70 pelajar yang terverifikasi covid19. Angka itu didapatkan dari 3.729 contoh PCR pelajar yang sudah ikuti PTM. Beberapa telah pulih dan ssbagian masih jalani perawatan dan karantina mandiri.

“Maka penerapan PTM di Kota Semarang dilaksanakan semenjak bulan Agustus 2021 lalu dengan proses terbatas dan terencana. Sepanjang penerapan PTM itu Dinkes bersama barisan Disdik melalukan penilaian, salah satunya penilaian yang sudah dilakukan Dinkes ialah lakukan acak sample swab yang selanjutnya beberapa kasus terverifikasi,” terang dr. Abdul Hakam di Semarang, Senin (1/11/2021).

Dia menambah, faksinya lakukan usaha tracing ke kontak langsung dan minta ke semua warga agar terus disiplin mengaplikasikan prosedur kesehatan. (Tegar Joko Sutrisno/Buz)

Source: https:tvonenews.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *