Pohon Ambruk Timpa Rumah Sampai Hampir Remuk

  • Whatsapp
pohon angsana tengik timpa rumah hingga nyaris hancur Sumber : tim tvone - erfan
pohon angsana tengik timpa rumah hingga nyaris hancur Sumber : tim tvone - erfan

Madiun, Jawa Timur – Rumah semi tetap punya Wari Setyorini (68 tahun), masyarakat Desa-Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, hancur kronis sesudah terkena pohon angsana tengik, dengan diameter 50 cm dan tinggi 15 mtr., yang ambruk selesai ditembus hujan dibarengi angin ribut pada Minggu petang (31/10/2021).

Karena bencana ini, bangunan dapur, ruang tidur dan ruangan tamu di dalam rumah punya ibu dua anak itu remuk. Untung saat peristiwa semua yang tinggal di rumah sukses lari keluar dari rumah selamatkan diri. Menurut Dian Amelia Puritasari (25 tahun), anak pemilik rumah, peristiwa itu bermula dari hujan gerimis yang diikuti angin ribut, sampai pada akhirnya tempat tinggalnya remuk terkena pohon.

“Awalannya itukan hujan gerimis kecil, mendadak pada bagian dapur dan kamar mandi yang atapnya asbes itu roboh, langsung saya mengambil adik saya yang baru bangun tidur lari keluar. Atap rumah langsung turut roboh, untungnya tidak ada yang terkena puing-puing mas.” terang Dian.

Karena peristiwa yang demikian cepat, membuat pemilik rumah tidak sempat selamatkan harta benda berbentuk perlengkapan rumah tangga, terhitung barang electronic.

“Karena peristiwa tempo hari cukup kronis ini, dapur keseluruhan remuk, selanjutnya dua kamar semua darurat dan temboknya hancur. Karena keadaan bangunannya riskan, karena itu kita bedah sekaligus. Pohon yang menerpa itu dengan diameter 50 dan panjang 15 mtr..” kata Heri Kurniawan, Camat Wonoasri.
Sementara pada Senin (1/11/2021), beberapa team kombinasi dari BPBD, Tagana bersama TNI-Polri dan masyarakat sekitaran, gotong-royong bersihkan tersisa puing-puing rumah. Karena bencana ini, rugi ditaksir capai beberapa puluh juta rupiah. (Miftakhul Erfan/hen)

Source: https:tvonenews.com

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *